Eggi168 Weblog

IDEAL

May 14, 2008 · Leave a Comment

Saya rasa setiap orang di dunia ini ingin mendapatkan apa yang diharapkannya. Termasuk salah satunya mendapatkan pasangan sesuai keinginannya. Atau bahasa kerennya, mencari dan mendapat pasangan ideal.

Ya, tidak ada yang salah dengan berkeinginan mendapatkan pasangan ideal. Pun tidak salah juga ketika pasangan yang kemudian kita cari-cari, uber-uber setengah mati lantas jodoh yang Tuhan kasih jauh dari kata ideal.

Saya mau bertanya kepada Anda, apakah pasangan anda sudah ideal ?

Pertanyaan ini saya tanyakan ke beberapa teman saya. Seorang Mojang Sunda menjawab, ”Tau gak lo. Gue tuh mimpiin cowok idaman yang serba bisa deh. Bisa otomotif, bisa utak-atik barang.”

”Trus, suami lo sekarang?”, tanya saya. Dan teman saya menjawab kalau suaminya jauh dari idamannya.”Pintar sih..pintar masak tapinya bo.”

Teman saya lain lagi. Dia cerita mengidamkan seorang istri yang, ”Berwajah Indo, tinggi semampai dan tutur bahasa halus banget.” Well, dia menikah dengan gadis pilihannya yang, ”Tomboi habis, gak demen ama yang namanya dandan.”

Begitulah. Saya merasa sah-sah saja berharap mendapat yang ideal dalam kehidupan ini. Lumrah! Bukankah manusia selalu berharap lebih dan lebih. Dan proses pencarian Sang Ideal pun sudah dilakukan melalui namanya hubungan pacar. ”Gue pacaran ama beberapa cewek sampe kemudian gue nikah ama istri gue yang tomboi itu,” lanjut cerita teman saya itu.

Saya merasa tidak mudah mencari Sang Ideal. Karena pada dasarnya no body is perfect. Oke, sah-sah saja kita menginginkan pasangan kita nantinya begini-begini-begini yang mungkin urutan daftarnya sampai berhalaman.

Tapi adakah manusia yang bisa menyerupai keinginan kita ? saya rasa kemungkinannya satu banding satu juta. Silahkan saja bila Anda mau menggunakan umur Anda demi mencari seseorang di antara jutaan atau miliaran penduduk bumi.

Mungkin saja pada si A memenuhi kriteria ideal poin satu dan dua sementara Anda punya sepuluh kriteria ideal. Yang delapan lagi si A tidak memenuhi. Atau si B memenuhi lima kriteria dari sepuluh kriteria ideal Anda. Dan anda bisa melupakan yang lima lainnya untuk menganggap si B adalah sosok ideal.

”Gue sih pada akhirnya begitu. Enggak mungkinlah ada orang ideal banget. Pasti ada plus minusnya,” ujar si Mojang Sunda saat saya tanya kenapa pada akhirnya mau menikah dengan pilihan hatinya.

”Pasti ada plus minusnya”

Kalimat ini sering saya dengar dari berbagai pasangan yang telah memantapkan hatinya, baik sebagai pacar atau suami-istri. Menurut saya kalimat itu bukanlah kalimat pasrah atau kalimat mengaku kalah dari perjuangan mencari sosok ideal. Melainkan kalimat mengerti bahwa di dunia ini penuh warna.

Setiap orang, dengan segala kelebihan dan kekurangannya, adalah sosok yang unik. Meski pasangan kita kurang ideal namun mereka punya kelebihan yang mungkin kita sendiri tidak memiliki.

”Suami gue pintar masak bo. Seneng juga akhir pekan gitu dia bikinin gue kue-kue yang enak, malah kadang dia bangun subuh masak buat gue,” penuh bangga teman saya cerita. ”Suami gue tuh idaman cewek banget deh secara berapa banyak sih suami yang mau masak buat anak istrinya even masak mie doang.”

Dan bila Anda saat ini mencari pasangan ideal atau merasa pasangan Anda kurang ideal, mungkin kalimat dari teman saya ini bisa menjadi renungan. ”Tuhan memberi bahagia buat semua manusia. Tapi kadang manusia enggak bahagia karena kita mencari bahagia di luar yang Tuhan berikan.”

Categories: tulisan ringan
Tagged:

0 responses so far ↓

  • There are no comments yet...Kick things off by filling out the form below.

Leave a Comment