hampir sebulan sudah aku menjalani lakon sebagai Assisten Produser, menggantikan Jenifer yang cuti panjang sehingga tidak bisa menunaikan tugas sebagai Produser. jadilah status Assisten namun pekerjaan Produser.
ya… meski sudah malang-melintang dalam kepemimpinan, namun nyatanya tetap saja butuh adaptasi melakoni tugas sebagai seorang pemimpin. adaptasi yang sempat membuat kepalaku berdenyut-denyut tiga hari lamanya (hahahaha).
tapi jujur, aku menyukai tantangan sebagai seorang pemimpin. terutama ketika situasi penuh tekanan dan harus mengambil keputusan secepat mungkin. ah, rasanya seluruh adrenalin terpacu mendidih.
aku teringat ketika kuliah sempat ikut pelatihan kepemimpinan yang diadakan oleh MENWA. selama tiga hari, peserta yang sudah dibagi dalam regu diajak untuk survival di kawasan Pelabuhan Ratu, Sukabumi. lokasi merupakan pelatihan KOPASSUS. selama tiga hari, tiap regu harus berjalan dari titik A menuju titik finish yang total menempuh 20 KM. mungkin terkesan pendek namun bentuk medan yang menanjak bahkan dengan derajat kemiringan sampai 45 derajat. belum lagi hujan turun mempersulit penempuhan medan.
selama itu, setiap regu harus berhenti di tiap pos dan mengerjakan soal seperti membuat bivack, orientasi arah, menangkap binatang sampe permainan. selama tiga hari, wajar bila keputusasaan, emosi yang memuncak sampai tertekan keluar dari tiap anggota regu.
disinilah menariknya pelatihan itu. bagaimana kita bisa tetap kompak sehingga mampu menyelesaikan tugas demi tugas tanpa harus bersinggungan satu dengan lainnya. belum lagi membuat keputusan di tengah kondisi yang sudah mirip neraka.
ada lagi pelatihan kepemimpinan yang pernah aku ikuti. pelatihan diadakan aktifis Islam dan menekankan kepada kesabaran. “Pemimpin memang harus tegas namun lebih penting sabar. sabar menghadapi beraneka ragam orang yang dipimpinnya, sabar menghadapi kesombongan diri sendiri, sabar menghadapi kendala yang ditemuinya, dan sabar untuk tidak menjadikan kepemimpinan sebagai alat keuntungan pribadi,” begitu ungkap narasumber pelatihan.
pada akhirnya, aku setuju dengan sebuah pendapat yang menyatakan bahwa pemimpin bukan bakat sejak lahir. melainkan proses yang terbentuk.
0 responses so far ↓
There are no comments yet...Kick things off by filling out the form below.